Jenis Jenis Atap

Jenis Jenis Atap

Jenis Jenis Atap

Atap adalah bagian utama sebuah rumah. bahan pembuatan atap tergantung dari fungsi dan keinginan sang pemilik rumah. berikut beberapa ulasan mengenai jenis – jenis atap untuk anda yang masih bingung memilihnya.
1. Atap Sirap
Atap-sirap
Atap Sirap biasanya dibuat dari bahan kayu besi atau kayu ulin tua yang tahan cuaca. Atap sirap biasa digunakan oleh bangunan yang menonjolkan kesederhanaan namun tetap mewah seperti pendopo, villa, gazebo, gedung pertemuan, dan lain sebagainya. Bisa digunakan untuk kemiringan 25 – 40 derajat.
Kelebihan:

  • Setiap lembar sirap memiliki warna, lebar, ketebalan dan potongan yang unik sehingga terlihat alami.
  • Membuat rumah terasa sejuk karena tidak menyerap panas dan memberikan sirkulasi udara yang bagus bagi atap.

Kekurangan :

  • Bahan susah didapatkan, harganya mahal, pemasangannya susah, perawatan harus teratur dan telaten.

2.  Atap Tahan Liat
Atap-dari-genteng-tanah-liat
Material ini banyak dipergunakan pada rumah umumnya. Gentang terbuat dari tanah liat yang dipress dan dibakar. Kekuatannya cukup. Genteng tanah liat membutuhkan rangka untuk pemasangannya. Genteng dipasang pada atap miring. Genteng menerapkan sistem pemasangan inter-locking atau saling mengunci dan mengikat. Kemiringan yang digunakan 30° – 40° .
Kelebihan jenis genteng tanah liat :

  • Harganya relatif murah.
  • Mempunyai beban yang ringan shingga meminimalisir beban atap.
  • Memiliki kuat tekan sehingga dapat diinjak.

Kelemahan jenis genteng tanah liat :

  • Diperlukan ketelitian pada saat pemasangan reng sehingga tidak terjadi kebocoran di dalam rumah.
  • Mudah berlumut atau berjamur jika tidak dilapisi cat atau glasur.
  • Menggunakan pola pemasangan zig zag dengan sistem sambungan inlock.

3. Atap dari Genteng Beton
Atap-genteng-beton
Atap beton terbagi dua, yaitu atap genteng beton dan atap beton bertulang (cor). Untuk atap genteng beton biasa ditemukan di atap rumah minimalis atau modern. Sedangkan atap beton bertulang digunakan pada rumah yang akan ditingkat atau yang memiliki ruang santai di atap rumah.Genteng beton akhir-akhir ini menjadi pilihan bagi para pengembang perumahan. Banyak rumah-rumah minimalis dan rumah mewah di komplek perumahan yang menggunakan atap dari bahan genteng beton. Kemiringan Genteng beton yang digunakan 30° – 35° .
Kelebihan :

  • Dilapisi dengan serat dan bahan aditif tertentu.
  • Genteng beton juga memiliki ketahanan yang tinggi terhadap pelapukan, kebakaran, cuaca dan serangga.

Kekurangan :

  • genteng ini tentu memiliki bobot yang lebih berat dan harganya lebih mahal.

Genteng beton memang memiliki kualitas lebih tinggi ketimbang genteng tanah liat dilihat dari kekokohannya dan variasinya. Namun untuk pemilihan bagi masyarakat menengah ke bawah genteng tanah liat lebih cocok. Dan untuk masyarakat perumahan atau perkotaan dengan rumah mewah cenderung menyesuaikan, yakni tentu lebih memilikih atap dengan bahan genteng beton.
4. Genteng Keramik
Download
Genteng keramik dibuat dari bahan baku keramik. Genteng keramik memiliki berbagai macam warna yang cukup beragam, sebab pada saat proses finishingnya dilapisi dengan pewarna pada bagian atasnya (glazur). Genteng keramik masih jarang dipakai karena cukup mahal
Bahan dasar jenis genteng ini tetap keramik, namun telah mengalami proses finishing glazur. tersedia dalam beragam warna dan ukuran. Aplikasinya cocok untuk atap balkon hunian modern. Genteng ini bertumpu pada rangka kayu dan beton.
Kelebihan :

  • Lebih tahan lama dan kuat menahan beban manusia.
  • Warna akan tahan lama karena diproses dengan pembakaran dengan suhu 1100 ° C.
  • Sistem interlock yang memungkinkan adannya celah untuk mengaitkan.

Kelemahannya :

  • Diperlukan ketelitian pada saat pemasangan reng sehingga tidak terjadi kebocoran di dalam rumah.
  • Selain itu diperlukan kemiringan atap minimum 30° agar air hujan dapat mengalir sempurna dan genting tidak dapat terlepas ketika diterpa angin (jika dipasang pada sudut kemiringan 45 – 60 °.
  • Perlu bantuan baut ketika memasangnya agar genting tidak terlepas dan lebih kuat.

 
5. Genteng Kaca
Genteng-Kaca
Genteng kaca yang terbuat dari kaca ini biasa digunakan supaya sinar matahari dapat masuk ke dalam ruangan secara langsung sehingga bisa menghemat penggunaan listrik untuk penerangan.  Genteng kaca hanya mempunyai ukuran dan bentuk terbatas sehingga hanya sesuai dengan jenis genteng tertentu saja.
Pemasangan material ini hanya pada bagian tertentu di atap. Jika anda menghendaki penerangan alami, gunakan genteng kaca di bagian tersebut. Umumnya jarang dipasang pada bagian depan rumah karena tidak cocok. Ukuran genteng kaca sama seperti genteng pada umumnya. Kemiringan Genteng Kaca yang digunakan 10° – 20° .
Kelebihan jenis genteng kaca adalah :

  • Bahannya yang bersifat transparan.
  • Bisa memberikan pencahayaan alami di dalam rumah.
  • Kaca memiliki kesan modern sehingga cocok dipadukan di rumah yang bergaya modern dan minimalis.

Kelemahan jenis genteng kaca adalah :

  • Bahannya yang mudah pecah.
  • Penggunaan yang berlebihan akan berakibat meningkatnya suhu ruangan di bawahnya.

6. Genteng Metal
Metal
Genteng metal adalah inovasi terbaru untuk atap rumah. Genteng metal terbuat dari bahan logam antikarat.Kemiringan Genteng metal yang digunakan 15° – 90° .
Kelebihan:

  • Pemasanganya mudah dan tidak memerlukan rangka atap yang terlalu banyak,
  • bentuknya yang variatif bisa dibuat sesuai kebutuhan, bisa seperti genteng tanah liat, genteng sirap dan sebagainya,
  • Kemudian bobotnya yang sangat ringan serta efek bisa memantulkan panas
  • Dilapisi bahan anti lumut sehingga tidak perlu khawatir untuk mengecet ulang yang tentunya memerlukan biaya tambahan.
  • Teknologi baru yang membuat genteng tidak menimbulkan panas dan tidak mudah terbakar.
  • Menggunakan bahan anti pecah jadi lebih aman dari kebocoran.

Kekurangan:

  • Ketika pemasangan jenis genteng ini digarapkan rapi , karena jika tidak rapi maka akan menggurangi keindahan atap rumah Anda.

7. Genteng Seng
Genteng-dari-seng
Atap yang satu ini memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan atap lainnya yaitu tidak banyak memerlukan rangka atap dan juga pemasangannya mudah. Kekurangannya yaitu bisa menimbulkan suara yang cukup berisik ketika turun hujan. Kemiringan Genteng Kaca yang digunakan 15° – 90° . Genteng seng mungkin adalah kebalikan dari genteng metal.
Kelebihan :

  • jauh lebih murah dan ringan serta sering menjadi pilihan utama sebagai atap untuk rumah di pedesaan dan bagi kalangan masyarakat level bawah.

Kekurangan :

  • penampilan yang lebar dan kurang atraktif serta sifatnya yang menahan panas dan gampang berkarat serta rusak.
  • Akan Berisik jika terjadi hujan besar

8. Genteng Asbes (Fiber Semen)
Genteng-asbes-atap
Genteng asbes hampir sama dengan genteng seng, dan bahan utamanya dari Karbon .Kemiringan Genteng Asbes yang digunakan 5° – 25°.
Kelebihan :

  • Harga Lebih murah
  • Bentuk simple dan mudah dipasang
  • Tidak membutuhkan kayu yang banyak untuk pemasangannya

Kekurangan :

  • Jika digunakan dalam jangka waktu lama, akan menimbulkan efek pada kesehatan, terutama untuk sistem pernafasan, karena bahan utamanya adalah karbon
  • Kurang dari segi keindahan artistik.
  • Suhu ruangan menjadi lebih panas
  • Pemasangan harus hati-hati, karena mudah patah

9. Genteng Aspal
Genteng-aspal
Genteng kaca yang terbuat dari kaca ini biasa digunakan supaya sinar matahari dapat masuk ke dalam ruangan secara langsung sehingga bisa menghemat penggunaan listrik untuk penerangan.  Genteng kaca hanya mempunyai ukuran dan bentuk terbatas sehingga hanya sesuai dengan jenis genteng tertentu saja.
Bahan meterial yang satu ini dari campuran aspal dan bahan kimia lain. Ada dua model yang tersedia di pasar. Pertama, model datar bertumpu pada multipleks yang menempel pada rangka. Multipelks dan rangka dikaitkan dengan bantuan sekrup. Genteng aspal dilem ke papan. Untuk jenis kedua, model bergelombang, ia cukup disekrup pada balok gording
Kelebihan:

  • Ringan 1/6 dari berat genteng beton atau keramik.
  • Bisa digunakan untuk kemiringan genteng 22,5° sampai 90°.
  • Mudah dan praktis dalam pemasangannya.
  • Tahan terhadap api dan mampu menahan tekanan angin.
  • Memiliki pilihan warna dan dilindungi lapisan anti jamur dan anti pudar.

Kelemahan :

  • Harganya yang relatif mahal.

 
10. Genteng Kanopi
IMG 20160421 132631
Canopy/kanopi adalah sebuah benda yang melindungi di atas kepala atau sebuah struktur dimana kain atau besi/logam penutup terpasang yang mampu memberikan keteduhan. Maka dari itu, atap kanopi pun berbagai macam yang di gunakan, walau umumnya menggunakan PVC. Berikut beberapa yang sering di gunakan sebagai atap untuk Kanopi
a. PVC – Polycarbonate
Polycarbonat Twinlite-5-mm
 
Atap rumah Polycarbonate / PVC berbentuk lembaran lebar dengan pilihan warna bervariasi dan banyak  dijual per roll. Polycarbonat umunya dipakai untuk atap garasi, kanopi maupun untuk atap bangunan tambahan. Pemasangan PVC bagi rangka kayu memakai paku, dan bagi rangka baja memakai mur baut. Kemiringan Genteng PVC yang digunakan 10° – 20° .
Atap PVC merupakan atap yang dibuat dari bahan Polyvinyl chloride ( PVC ) sering digunakan dalam pembuatan canopy rumah.
Kelebihan:

  • warnanya bervariasi
  • Bahan material yang kuat dan kokoh serta ringan.
  • Flexible.
  • Tahan panas (matahari).
  • Model nya simple dan elegan untuk penutup atap maupun pagar.
  • Tersedia berbagai warna, bahkan ada yang transparan.
  • Lebih kedap suara.

Kekurangan: Kurang tahan
b. Zincalume atau Spandek
Zincalume
Zincalume atau spandek juga merupakan jenis material yang dapat digunakan untuk atap kanopi, atap rumah dan atap untuk pabrik atau gudang. Zincalume atau spandek ini terbuat dari campuran aluminium dan seng sehingga jenis atap kanopi zincalume ini lebih tahan lama dibandingkan policarbonat. Kekuatan atap spandek atau zincalume ini dapat tahan hingga 30 tahun lebih. Kemiringan Genteng Kaca yang digunakan 5° – 60° .
C. Alderon (UPVC)
Alderon
ATAP ROOF TOP ALDERON DECK merupakan atap dari bahan UPVC (Unplasticizide Polyvinyl Chloride) dengan konstruksi rongga udara TWIN WALL yang berfungsi sebagai insulasi penahan panas dan tahan  akan suara berisik. Kemiringan Genteng Kaca yang digunakan 15° .
ATAP ROOF TOP ALDERON DECK memiliki konstruksi yang kuat dan dapat menahan beban sampai 150 kg, Sehingga bisa diinjak tanpa kuatir akan retak, pecah, kebocoran atap dan lain lainnya.
D. Atap Onduline
Onduline 1
Onduline adalah produk atap bergelombang dan material penutup dinding yang atraktif, ringan dan sangat kuat. Onduline merupakan atap lembaran 10 gelombang yang pertama kali diperkenalkan kepada pasar dan telah banyak digunakan saat ini. Kemiringan Genteng Onduline yang digunakan 15° – 60° .
Penyerapan panas dan suara tingkat tinggi. Onduline dapat menyerap suara yang ditimbulkan oleh rintik air hujan sehingga daoat menciptakan kenyamanan lingkungan hidup dan lingkungan kerja sekaligus meningkatkan produktifitas pada bangunan pertanian.
Jaminan terhadap karat dan korosi seumur hidup
Ketahanan terhadap angin kencang dan beban.
Secara garis besar keunggulan dan kelemahan dari masing-masing atap kanopi di atas adalah :

  1. Kanopi Atap Policarbonat(tembus cahaya, murah, tahan hingga 10 tahun, agak kedap suara)
  2. Kanopi Atap Zincalume atau spandek(anti karat, tahan lebih dari 30 tahun, agak berisik dan panas, harga murah, tidak tembus cahaya)
  3. Kanopi Atap Alderon(kuat, adem, kedap suara, tahan lebih dari 10 tahun, tidak tembus cahaya, harga lebih mahal dari atap lainnya)
  4. Kanopi Atap Onduline(kedap suara, tahan karat dan korosi seumur hidup, jaminan 10 tahun penggunaan normal)

 
Berikut Contoh Contoh atap nya
[gmedia id=130]
Terimakasih telah membaca artikel kami mengenai jenis jenis atap. semoga bermanfaat ^^

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


%d bloggers like this: