Macam-Macam Bahan Polyester, Kelebihan, dan Kekurangannya

Macam-Macam Bahan Polyester, Kelebihan, dan Kekurangannya

Artikel ini dibuat oleh tim konten Dacore Design. Setiap hari, kami menerbitkan cerita mengenai rumah dan tips bangunan anda, ikuti kami disini.

Pernah mendengar bahan polyester? Kalau kamu kurang familiar, sebenarnya bahan ini bisa kamu temukan di pakaianmu, lho. Biasanya, pada tag merek pakaian terdapat detail komposisi bahan. Di sana kamu bisa menemukan kadar bahan polyester dalam pakaianmu. Tidak hanya pada pakaian, bahan ini juga dipakai untuk membuat sofa, selimut, sprei, karpet, dan tali makrame. Namun, sebenarnya apa itu bahan polyester?

Bahan polyester adalah salah satu bahan kain yang dibuat oleh manusia. Bahan polyester bukan berasal dari alam, melainkan melalui proses kimiawi. Kata polyester sendiri berasal dari dua kata, polymer yang berarti plastik dan ester yang merupakan hasil pencampuran minyak bumi, alkohol, dan asam karboksilat. Hmm.. menarik bukan? Tidak hanya sampai di situ saja. Bahan polyester memiliki ragam tipe. Apa saja sih tipe-tipenya?

Ragam Tipe Bahan Polyester

Bahan polyester ini memiliki tiga tipe utama yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga tipe tersebut adalah sebagai berikut:

Bahan polyester ini memiliki tiga tipe utama yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga tipe tersebut adalah sebagai berikut:

1. PET (Polyethylene Terephtalate)

Tipe bahan polyester PET adalah polyester yang paling populer digunakan. Tidak hanya dipakai sebagai bahan pakaian, PET juga digunakan sebagai bahan dasar botol air mineral, minuman bersoda dan botol minum buang lainnya.

PET bisa di daur ulang. PET dihasialkan melalui pencapuran ethylene glycol dengan asam teraphtalic atau methyl ester dan antymony catalyst. Antimony catalyst membantu terjadinya reaksi kimia yang menghasilkan bahan kimia polyester. Untuk menjadi kain. bahan polyester harus divakum dengan suhu yang tinggi di dalam ruang yang hampa.

2. PCDT (poly-1, 4-cyclohexylene-dimethylene)

Tipe bahan polyester PCDT lebih elastis dibandingkan bahan polyester PET. Maka dari itu PCDT sering digunkan sebagai bahan dasar kain tekstil untuk tirai jendela dan penutup furnitur. PCDT dibuat dari campuran zat asam dengan zat kimia lainnya, termasuk poly-1, 4-cyclohexylene-dimethylene itu sendiri.

3. Benang Sintetis

Benang sintetis juga bisa digunakan untuk menciptakan kain polyester. Contoh benang sintetis adalah benang filamen. Benang ini melalui proses yang sedemikian rupa dan menghasilkan kain polyester. Nah, kain polyester tersebut mampu terlihat mirip dengan kain yang berasal dari bahan alam, Akan tetapi, tetap saja kain polyester berasal dari bahan kimia.

Kelebihan Bahan Polyester

Meskipun berasal dari bahan kimia, bukan berarti bahan mol-alami ini buruk. Bahan polyester memiliki beragam kelebihan yang sangat membantu kehidupan. Apa saja kelebihannya, yuk simak terus!

1. Awet dan Tahan Terhadap Kuman

Bahan ini memiliki daya tahan yang tinggi sehingga kamu bisa menggunakanya delam jangka waktu yang lama. Ditambah, bahan polyester juga tahan akan bakteri, kuman, dan bahan kimia lainnya sehingga kamu juga gak perlu khawatir bahan polyester rusak.

2. Tidak Mudah Berkerut

Ada beberapa bahan kain yang mudah berkerut meskipun sudah disetrika berkali-kali. Lain halnya dengan bahan polyester. Bahan ini tidak mudah berkerutmeskipun sudah kamu sudah ketuk-ketuk atau digunakan seharian. Selain itu, bahan polyester juga gak mudah menyusut atau melar loh. Maka dari itu, bahan jenis ini, akan membuat pakaian atau produk kain lainnya tetap memiliki bentuk yang sempurna.

3. Cepat Kering dan Tahan Air

Jika baju dan kain berbahan polyestermu dicuci, kamu tidak perlu terlalu lama menunggunya kering. Pasalnya bahan polyster cepat kering dan tahan air, Hal ini terjadi karena kemampuan menyerap panas. Maka dari itu, beberapa barang outdor, seperti tenda kemah, jaket parka, dan payung, menggunakan bahan polyester sebagai bahan utamanya. Bahan polyester sangat cocock digunakan didaerah bersuhu karena mudah menyerap panas.

Kekurangan Bahan Polyester

Yaaps, tidak ada yang sempurna didunia ini, disetiap kelebihan sudah pasti ada kekurangan, begitu juga dengan polyester. Dibalik kelebihan bahan polyester, bahan ini juga memiliki kelemahan loh. Berikut ini adalah kelemahan bahan bahan polyester.

1. Tidak memiliki sirkulasi udara yang baik

Polyester memiliki tektur yang rapat. Karena kelemahanya yang satu ini, bahan polyester mudah lembab dan sulit menyerap keringat berlebihan. Hal ini membuat pengguna bahan polyster tidak nyaman saat memakianya. Apa lagi, dengan bahan kimianya, bahan polyester bisa membuat kulitmu iritasi. Tpi hal ini teragantung pada tingkat sensitifitas kulit masing masing orang.

2. Mudah Terbakar

Seperti yang sudah dijabarkan sebelumnya, bahan ini mengandung plastic. Karena itu, bahan polyester justru mudah terbakar. Jadi, janganlah menaruh kain atau memakai pakaian polyester di dekat api. Selain mudah terbakar, bahan polyester juga mudah menyusut bila terpapar panas berlebih. Maka dari itu, kamu harus berhati-hati dalam menyetrika kain polyester. Pula, jangan merendam atau mencuci bahan polyester di air panas.

Untuk mengatasi kelemahan-kelemahan ini, banyak pakaian, kain, dan dekorasi rumah lainnya dibuat dengan komposisi yang tidak sepenuhnya polyester. Biasanya, bahan polyester dicampur dengan bahan lainnya seperti katun. Dengan perpaduan kelemahan dan kelebihan keduanya, hasilnya akan berupa sesuatu yang mampu menyerap keringat, tidak mudah terbakar, mudah kering, tahan lama, dan lain-lain.

Pada akhirnya, kamu harus mengetahui kelebihan dan kelemahan bahan-bahan kain lainnya. Hal ini akan membantu kamu untuk mampu memilih bahan yang cocok untuk kebutuhanmu. Mudah-mudahan artikel ini bisa menambah wawasanmu.

Anda bisa baca artikel kami lainnya disini.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


%d bloggers like this: