Pagar Kayu dan Perawatannya

Pagar Kayu dan Perawatannya

Mengenal Ragam Kayu

Dibutuhkan jenis kayu yang mempunyai daya tahan tinggi terhadap cuaca, baik panas ataupun hujan. Oleh karena itum beberapa jenis saja yang dapat dijadikan bahan pembuatan pagar kayu.
Berikut beberapa jenis kayu yang mempunya daya tahan terhadap cuaca dan lingkungan luar.

  • Ulin atau Besi
  • Merbau
  • Jati
  • Damar laut
  • Kamper
  • Sonokeling

Mengenal Cat Kayu

Cat kayu yang ada di pasaran dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu:

Cat Solid (Opaque Finish)

Cat Solid cocok digunakan untuk jenis kayu yang teksturnya kurang menarik atau terdapat cacat di sana-sini. Cat ini mampu menutupi dan menyembunyikan cacat kayu dengan sempurna. Ada dua jenis cat solid yaitu cat duco dan cat minyak atau sintetik. Cat ini memiliki ketahanan yang baik terhadap kondisi cuaca . Akan tetapi, harganya relatif mahal dan harus menggunakan alat menyemprot untuk mendapatkan hasil yang optimal. Sementaara cat minyak dapat diaplikasikan dengan kuas dan harganya pun relatif lebih murah.

Cat transparan (Pelitur)

Sesuai dengan namanyam cat ini tidak menutup permukaan kayu secara rapat. Akan tetapi, warna alami kayu tetap dipertahankan dan serat-serat maupun teksturnya unik, cat jenis ini sangat cocok untuk menamplkan keunikan tersebut, salah satu jenis cat transparan adalah pelitur.

Cat efek Khusus

Selain cat transparan dan cat solid, ada cat yang dapat memberikan efek khusus. Pengaplikasian cat ini menghasilkan berbagai efek seperti seperti tekstur granit, kenas antik, retak-retak, bahkan besi tempa.

Perawatan Pagar Kayu

Kusam, bulukan, rayap dan keropos merupakan penyakit yang sering menjangkiti pagar berbahan dasar kayu ini, Agar selalu terlihat lebih cantik, pagar pun perlu dirawat secara teratur.
Pagar bulikan dan kusam
Bulukam dan kusam menandakan pagar kayu tidak terawat. Cara yang paling mudah agar pagar kayu terlihat cantik kembali adalah dengan melakukan pengecatan ulang. Pencegahan sebaiknya dilakukan 2- 3 tahun sekali.
Untuk menghasilkan cat yang baik, Anda bisa mengikuti langkah – langkah dan ebebrapa tips pengecatann dibawah ini.

  1. Gunakan cat yang dilengkapi dengan formula antirayap.
  2. Haluskan permukaan kayu dengan amplas terlebih dahulu agar memudahkan peresapan cat.
  3. Khusus untuk cat solid, sebelum mengecat sebaiknya dempul terlebih dahulu permukaan kayu yang retak atau bolong.
  4. Gunakan kuas dalam mengecat agar cat mudah meresap. DEngan kuas akan timbul tekanan saat pengecatan
  5. Lakukan pengampelasan ringan, kemudian lakukan pengecatan ulang. Tujuannya agar cat merata dan kuat.
  6. Agar terlihat cantik dan alami, sebelum divernis sebaiknya kayu dipanasi terlebihdahulu sehingga urat kayu akan muncul.

Agar pintu pagar tidak turun
Pintu pagar turun disebabkan oleh penggunaan engsel yang tidak tepat, konstruksi pintu yang kurang kokoh dan kuat dan rangka yang sudutnya berubah.
Untuk mengatasi masalah tersebut, gunakan engsel khusus untuk pagar. Biasanya engsel ini kurang lebih memiliki berbagai model. Selain itu, masalah tersebut bisa diatasi dengan menambah roda pada bagian ujung bawah pintu. Selain memudahkan gerakan pintu, roda ini juga bisa menopang konstruksi pintu agar tidak turun.
Cegah serangan jamur
Untuk mencegah jamur, finishing kayu yang dipakai dilapisi teak oil yang berwarna natural. Tiga tahap pelapisan dilakukan setelah kayu diamplas. Selain mencegah jamur, teak oil ini berperan dalam mempertahankan warna kayu agar tetap seperti semula.
Cegah datangnya rayap
Pencegahan terhadap rayap dilakukan dengan menyemprotkan zat antirayap, sedikitnya enam bukan sekali. Berbagai jenis zat antirayap banyak dijual di toko-toko bahan bangunan
 
Sumber : Griya kreasi – Pagar untuk Rumah Tinggal

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


%d bloggers like this: