Lantai keramik merupakan salah satu bagian terpenting rumah. Meskipun terlihat mudah, tapi dalam pengerjaannya tidak semudah kelihatannya. Untuk mendapatkan hasil yang bagus dan rapih, diperlukan pemahaman cara memasang keramik yang benar.

DACORECara Memasang Lantai Keramik

Material keramik sudah sejak dulu dipercaya menjadi pilihan sebagai lantai rumah. Bahannya yang tahan dan tidak menyerap panas menjadi keunggulan dari keramik untuk digunakan sebagai lantai rumah, agar tetap terasa dingin meskipun cuaca sedang panas. Namun, lantai keramik akan terasa sangat dingin jika sedang musim hujan atau jika rumah berada di dataran tinggi dengan suhu yang cukup dingin.

Lantai keramik dapat digunakan sebagai lantai di banyak area rumah. Tidak hanya untuk kamar mandi, keramik juga bisa digunakan di lantai ruangan lainnya, seperti ruang tamu atau kamar tidur. Walaupun terlihat mudah, tapi dalam proses pemasangannya tidak semudah kelihatannya, untuk mendapatkan hasil yang bagus dan rapih kamu harus tahu cara memasang keramik yang benar.

Dengan memahami cara memasang keramik yang benar, kamu bisa melakukan proses pemasangan lantai keramik dengan lebih berhati-hati dan mengurangi resiko kesalahan yang terjadi. Kamu pun dapat menghemat pengeluaran karena tidak perlu memanggil orang lain untuk melakukan pemasangan keramik. Uang tersebut dapat kamu gunakan untuk kebutuhan rumah yang lain.

Bingung mau buat desain rumah impian yang sesuai dengan kemauan? Percayakan aja kepada DACORE. Jasa kontraktor profesional & terpercaya yang sudah berpengalaman.

Bagaimana cara mudah memasang lantai keramik? Langsung aja simak informasi lengkapnya di artikel berikut.

Cara Memasang Lantai Keramik Rumah

1. Persiapkan Alat dan Bahan yang Diperlukan

Hal pertama yang perlu dilakukan ketika ingin memasang lantai keramik tentu dengan memilih keramik yang akan digunakan. Pilih keramik dengan ukuran dan model yang sesuai dengan selera dan memiliki warna yang selaras dengan tema ruangan. Siapkan keramik dengan jumlah yang lebih banyak dari yang diperlukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti keramik yang rusak saat pemasangan. Hindari untuk mempersiapkan keramik dengan jumlah yang pas. Selain lantai keramik, jangan lupa juga untuk mempersiapkan perlengkapan dan material lain, yaitu semen khusus keramik, papan applicator, tile spacer, meteran, benang dan nat keramik.

2. Ukur Luas Lantai Ruangan

Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah dengan mengukur luas lantai ruangan dengan meteran. Tarik meteran dari dinding yang satu ke yang lainnya, baik atas bawah maupun kiri kanan. Beri tanda dan pastikan mereka akan bertemu pada satu titik di tengah ruangan. Setelah itu, tempelkan benang mengikuti garis meteran dan gunting benang tersebut. Benang penting dalam rangkaian cara memasang keramik ini sebagai garis acuan saat proses instalasi dimulai. Jika pengukuran sudah dilakukan dan benang sudah menempel dengan tepat, lakukan percobaan dengan memasang keramik sesuai dengan tanda yang sudah dibuat. Jika terdapat bagian yang tidak dapat terisi penuh dengan keramik, gunakan alat pemotong keramik untuk mendapatkan kepingan keramik yang sesuai dengan area tersebut.

3. Rendam Keramik Sebelum Dipasang

Sebelum proses pemasangan, keramik baiknya direndam terlebih dahulu di dalam air selama kurang lebih 1 jam hingga pori-pori keramik menyerap air. Agar semen dapat dengan mudah melekat pada keramik tersebut. Selain untuk mencegah keramik mudah lepas nantinya, merendam keramik juga perlu dilakukan untuk membuat keramik menjadi lebih elastis. Meski begitu pada beberapa keramik berkualitas bagus, tidak perlu melalui proses ini, karena keramik dapat menyatu dengan baik tanpa proses perendaman tersebut.

4. Mulai Pemasangan Lantai Keramik

Mulai lakukan pemasangan lantai keramik dengan mencampurkan semen dengan air, bilaskan semen yang sudah dicampur air sedikit ke bawah keramik dan bersihkan dari kerikil. Hal ini akan membuat daya rekat keramik ke adukan benar-benar lengket. Gunakan papan applicator saat memasang keramik ini dan oleskan semen di lantai secara tipis, padatkan secara rata lalu tempelkan keramik. Tekan atau ketuk keramik yang baru dipasang dan pastikan tidak ada yang kopong atau berongga karena itu akan membuat keramik lepas di kemudian hari. Periksa ketinggiannya apakah sudah sama rata dengan benang yang ditarik untuk menentukan ketinggian lantai. Selipkan tile spacer untuk memberi jarak antar keramik.

5. Finishing dengan Mengoleskan Nat Keramik

Diamkan keramik yang sudah ditempel selama dua atau tiga hari hingga mengering. Hal ini akan membuat sisa udara yang mengendap akan keluar melalui nat yang belum ditutup. Langkah terakhir adalah mengoleskan nat keramik yang sudah dicampur air. Nat keramik ini digunakan untuk mengisi sela-sela jarak antar keramik. Gunakan applicator datar untuk mengoleskan nat dan pastikan semua sela-sela terisi penuh.

Selain artikel dengan tema seperti diatas, ada banyak artikel menarik lainnya yang bisa kamu baca disini

Kamu bisa mulai mewujudkan rumah idaman yang nyaman dengan bantuan DACORE. Selain memberikan kualitas tinggi, harga yang kami tawarkan pun sangat terjangkau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *