Dinding gypsum sering menjadi alternatif pilihan banyak orang karena harganya yang lebih ekonomis dibandingkan jenis lainnya. Namun dinding gypsum ini memiliki sejumlah kekurangan yang wajib untuk anda ketahui. Dalam artikel berikut kami akan memaparkan enam kekurangan dinding gypsum khusus untuk anda.

Gypsum merupakan salah satu material bangunan yang sering digunakan sebagai plafon untuk atap rumah. Gypsum ini terbuat dari campuran kapur dan sulfat yang diolah menjadi lembaran papan yang dibungkus dengan kertas tipis. Selain dimanfaatkan sebagai plafon, gypsum sering dimanfaatkan sebagai pelapis dinding.

Ada beberapa alasan mengapa gypsum sering digunakan sebagai partisi antar ruangan atau dinding. Hal ini dikarenakan gypsum tahan api, memiliki daya tahan kelembapan yang bagus, tahan benturan dan praktis. Dibalik kelebihan yang dimiliki atau ditawarkan oleh gypsum ada juga kekurangan dari dinding gypsum.

Berikut 6 Kekurangan Dinding Gypsum yang Wajib Anda Ketahui

  1. Tidak Tahan Air

Salah satu kekurangan dari penggunaan gypsum sebagai dinding adalah gypsum tidak tahan air. Meskipun gypsum yang memiliki kualitas tinggi memiliki ketahanan terhadap api dan rayap, namun gypsum ternyata tidak memiliki ketahanan untuk menahan air dengan baik.

Oleh karena itu, akan lebih baik jika anda menggunakan material lain selain gypsum untuk membuat dinding. Terutama jika ruangan yang akan anda gunakan memiliki aktivitas dengan air yang tinggi. Jika anda tetap ingin menggunakan dinding gypsum, pilih gypsum yang sudah tersertifikasi water resistance. 

  1. Memerlukan Perawatan Berkala

Selanjutnya kekurangan menggunakan gypsum sebagai dinding adalah gypsum membutuhkan perawatan secara berkala. Meskipun gypsum memiliki ketahanan yang lama tetapi tetap saja gypsum membutuhkan perawatan secara berkala. Jangan sampai anda membiarkan dinding gypsum anda menua hingga berujung kerusakan. 

Namun, anda tidak perlu khawatir, meskipun gypsum membutuhkan perawatan secara berkala, perawatan untuk gypsum ini masih tergolong sederhana dan mudah. Anda hanya perlu membersihkannya secara berlaka dengan cara melakukan pengecatan atau melakukan perbaikan di beberapa bagian yang rusak saja.

  1. Rentah Benturan

Kekurangan dari penggunaan gypsum yang ketiga adalah rentan terhadap benturan. Bahan papan gypsum yang mudah rusak jika terkena benturan yang keras ini membuat anda harus berhati-hati saat memasangnya menggunakan patu atau melubanginya. Karena jika dilakukan secara berlebihan bisa menyebabkan keretakan.

Untuk mengurangi risiko keretakan dan kerobohan pada dinding pada saat anda melakukan pemasangan pada dinding gypsum, anda bisa memasang rangka untuk papan gypsum menggunakan bahan-bahan yang kuat.

  1. Tempat Pemasangan Terbatas

Kekurangan dinding gypsum yang lain adalah tempat pemasangannya yang terbatas. Pemasangan gypsum ini tidak disarankan pada ruangan yang memiliki tingkat kelembapan yang sangat tinggi seperti kamar mandi. Ruangan yang memiliki tingkat kelembapan yang tinggi dapat mempercepat kerusakan pada gypsum.

Selain kerusakan, gypsum yang digunakan sebagai dinding juga akan mudah rubuh. Oleh karena itu, sangat disarankan jika pemasangan gypsum ini di tempat yang memiliki tingkat kelembapan yang rendah. Jika tetap ingin menggunakan gypsum di tempat yang lembap, lebih baik menggunakan gypsum dengan bahan waterproof.

  1. Tidak Kedap Suara

Selanjutnya kekurangan gypsum yang digunakan sebagai dinding adalah tidak kedap suara. Papan gypsum yang tidak memiliki ketebalan seperti dinding membuat ruangan yang menggunakan dinding gypsum tidak kedap suara. Inilah salah satu alasan mengapa gypsum bukan pilihan yang tepat untuk anda gunakan sebagai dinding.

Gypsum sangat tidak cocok jika ingin anda gunakan sebagai partisi antar ruangan anda. Apalagi jika anda ingin menjadikan ruangan tersebut sebagai studio musik. Gypsum bukanlah material yang tepat untuk studio musik anda.

  1. Tampilan Mudah Rusak

Alasan selanjutnya mengapa gypsum tidak cocok untuk anda gunakan sebagai dinding adalah tampilannya yang mudah rusak. Jika sering terkena air, maka warna gypsum akan cenderung lebih mudah kursam. Karena itu, gypsum tidak cocok digunakan sebagai dinding di ruangan yang lembap atau mudah terkena air.

Selain itu, cuaca di indonesia yang cenderung lembap di musim hujan berpengaruh pada gypsum yang anda jadikan dinding dalam sebuah ruangan. Jamur akan mudah menempel pada dinding yang dilapisi gypsum. Namun, hal ini bisa anda atasi sedikit demi sedikit dengan rutin membersihkan permukaan dinding gypsum anda.

Meskipun memiliki banyak kekurangan, gypsum masih bisa anda jadikan alternatif jika memang sudah tidak ada pilihan lain sebagai partisi atau pelapis dinding anda. Tentunya jika anda ingin merenovasi dinding rumah anda gunakan jasa renovasi rumah yang tepercaya miliki perusahaan kontraktor Dacore.

Dacore merupakan salah satu perusahaan kontraktor yang ada diindonesia. Dacore memberikan berbagai pilihan layanan di bidang konstruksi yang mencangkup berbagai bidang seperti bidang perumahan, gedung, desain interior, arsitektur, funitur dan jasa renovasi rumah atau gedung.

Demikian enam kekurangan dinding gypsum. Semoga beberapa informasi tentang kekurangan dinding gypsum dan perusahaan dacore yang kami berikan bisa membantu anda untuk memilih tetap menggunakan gypsum sebagai dinding atau memilih alternatif lain. Semoga membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *